Inggris Gelontorkan Rp3,12 Triliun untuk Mobil Nol Emisi

William Ciputra10 Agustus 2026

Jakarta – Inggris mengalokasikan hampir £130 juta atau sekitar Rp3,12 triliun untuk mempercepat pengembangan teknologi kendaraan nol emisi.

Pendanaan tersebut berasal dari pemerintah dan industri. Hampir £65 juta atau sekitar Rp1,56 triliun berasal dari dana publik, sementara sisanya akan diberikan oleh mitra industri.

Menteri Industri Inggris Blair McDougall mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan posisi Inggris dalam industri otomotif sekaligus mendorong pengembangan kendaraan generasi berikutnya.

Baca juga: Pesawat Batal Terbang karena Toddler Ogah Pakai Seatbelt

“Inggris menemukan industri otomotif modern, dan kami bertekad memastikan generasi kendaraan berikutnya juga dirancang dan dibuat di sini,” kata McDougall dalam keterangannya yang dikutip dari TRT World, Senin (10/8/2026

Selain pengembangan kendaraan nol emisi, £17 juta atau sekitar Rp408 miliar dialokasikan untuk sembilan proyek mobilitas terhubung dan otomatis.

Proyek tersebut mencakup pengembangan sejumlah teknologi, seperti sensor, sistem brake-by-wire, hingga simulasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pendanaan tersebut sejalan dengan target Inggris untuk mempercepat peralihan menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah Inggris berencana menghentikan penjualan mobil baru yang hanya menggunakan bensin atau diesel mulai 2030.

Selanjutnya, seluruh mobil baru yang dijual di Inggris ditargetkan menggunakan teknologi nol emisi pada 2035.

Baca juga: Sri Mulyani Kembali Duduki Jabatan di Bank Dunia