Zinedine Zidane Resmi Jadi Pelatih Timnas Prancis

William Ciputra21 Juli 2026

Jakarta – Zinedine Zidane akhirnya resmi kembali ke Timnas Prancis. Bukan sebagai pemain, melainkan pelatih kepala Les Bleus dengan kontrak hingga Juni 2030.

Penunjukan tersebut mengakhiri spekulasi yang telah bergulir selama bertahun-tahun sejak legenda sepak bola Prancis itu meninggalkan Real Madrid pada 2021.

Kabar tersebut dikonfirmasi jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

“Zinedine Zidane resmi menandatangani kontrak sebagai pelatih baru Timnas Prancis hingga Juni 2030. Kesepakatan ini telah dikonfirmasi dan Zidane akan diperkenalkan sebagai pelatih kepala Les Bleus dalam beberapa hari ke depan,” tulis Fabrizio Romano, Selasa (21/7/2026).

Zidane akan mengambil alih kursi pelatih Timnas Prancis setelah berakhirnya era Didier Deschamps, yang telah menangani Les Bleus sejak 2012 dan sudah mengakhiri masa jabatannya usai Piala Dunia 2026.

Baca juga: FIFA Pertimbangkan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim

Penantian yang Akhirnya Terwujud

Nama Zidane sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Prancis. Sejak mengakhiri periode keduanya bersama Real Madrid pada 2021, ia memilih tidak menerima tawaran melatih klub lain meski sempat dihubungkan dengan sejumlah tim besar Eropa.

Spekulasi mengenai kedatangannya ke Les Bleus semakin menguat selepas Piala Dunia 2022. Saat itu, banyak pihak menjagokan Zidane sebagai penerus Deschamps.

Namun, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) justru memperpanjang kontrak Deschamps sehingga Zidane harus menunda kesempatannya menangani tim nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, nama Zidane nyaris selalu muncul setiap kali masa depan Deschamps menjadi perbincangan. Kini, penantian tersebut akhirnya berakhir setelah FFF resmi mempercayakan kursi pelatih kepada salah satu legenda terbesar sepak bola Prancis.

Baca juga: Daftar Lawan Wakil Indonesia di China Open 2026

Kembali ke Les Bleus

Bagi Zidane, Timnas Prancis bukanlah tempat yang asing. Ia merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah Les Bleus dengan catatan 108 penampilan dan 31 gol sepanjang karier internasionalnya.

Mantan gelandang serang itu menjadi aktor utama saat Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 di kandang sendiri. Dua gol sundulannya ke gawang Brasil pada partai final menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.

Zidane kemudian kembali membawa Prancis meraih gelar Euro 2000 dan mengantar Les Bleus tampil di final Piala Dunia 2006. Meski pertandingan tersebut dikenang lewat insiden kartu merah yang diterimanya, kontribusi Zidane tetap menempatkannya sebagai salah satu ikon terbesar sepak bola Prancis.

Kesuksesan Zidane tak berhenti sebagai pemain. Saat berkarier sebagai pelatih, ia mengukir sejarah bersama Real Madrid dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017, dan 2018, serta dua gelar La Liga.

Kini, Zidane memulai tantangan baru bersama Timnas Prancis. Penunjukannya sekaligus menandai dimulainya era baru Les Bleus setelah lebih dari satu dekade berada di bawah kepemimpinan Didier Deschamps.

Dengan kontrak hingga 2030, Zidane diharapkan memimpin Prancis menghadapi berbagai turnamen besar, termasuk Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.