Jakarta Jadi Tuan Rumah Kompetisi Dancesport Internasional

William Ciputra21 Agustus 2026

Jakarta – Jakarta menjadi tuan rumah Flow Grand International Dancesport Championship 2026, kompetisi dancesport internasional yang digelar pada 20 Agustus 2026 di The St. Regis Jakarta.

Ajang yang diselenggarakan Flow Studio & Zigzag Indonesia ini diikuti lebih dari 165 peserta dari 14 negara.

Kompetisi ini juga mempertemukan atlet, adjudicator, dan komunitas dancesport dalam satu panggung dengan standar kompetisi internasional.

Producer Flow Grand, Kwik Ing Lan menuturkan, penyelenggaraan Flow Grand International Dancesport Championship 2026 merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk Indonesia di panggung dancesport internasional.

“Kami menghadirkan program ini sebagai perayaan dalam makna yang utuh, sebagai sport, sebagai art, dan sebagai bahasa universal yang menghubungkan talenta dari berbagai negara,” ujar Kwik Ing Lan, Kamis (20/8/2026).

Baca juga: RUCI Art Wall Vol. 2 Soroti Generasi Baru Seniman Indonesia

Kompetisi ini mempertemukan dancer dan atlet dancesport dari berbagai tingkatan, mulai dari profesional hingga amatir.

Sejumlah kategori yang dipertandingkan antara lain Professional Open Standard & Latin, Professional Asia Pacific Standard & Latin, Amateur Open, serta Pro-Am Senior.

Kehadiran kategori Professional Open dan Professional Asia Pacific sekaligus menunjukkan cakupan kompetisi yang tidak hanya menyasar peserta Indonesia.

Ajang ini membuka ruang bagi para dancer untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi dalam lingkungan dengan standar internasional.

Bagi dancer Indonesia, Flow Grand juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan peserta dan adjudicator dari berbagai negara.

Pengalaman tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus benchmarking bagi perkembangan dancesport nasional.

Chief Adjudicator Flow Grand, Jerry Abrate menuturkan, Flow Grand memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu platform bergengsi di kawasan Asia Pacific.

“Ketika sebuah program menghadirkan kualitas kompetisi yang baik, maka hal ini tidak hanya memberi nilai bagi para peserta, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan ekosistem dancesport secara lebih luas,” kata Jerry.

Selain aspek kompetisi, penyelenggaraan Flow Grand turut memperlihatkan perkembangan dancesport sebagai bagian dari ekosistem olahraga dan ekonomi kreatif.

Pertemuan atlet, komunitas, adjudicator, dan jejaring internasional menciptakan ruang bagi perkembangan disiplin ini di Indonesia.

Baca juga: Kisah Kaluna Home Sweet Loan Diangkat ke Panggung Musikal