5 Kesalahan Pria dalam Perawatan Kulit yang Sering Dianggap Sepele

William Ciputra17 Juli 2026

Jakarta – Rutinitas perawatan kulit pria tidak serumit perempuan. Banyak yang merasa cukup mencuci wajah, memakai pelembap sesekali, lalu selesai. Padahal, kebiasaan yang terlihat sepele justru bisa membuat kulit lebih berminyak, mudah berjerawat, hingga mengalami iritasi.

Dokter spesialis kulit Stephanie Ho mengatakan masih banyak pria yang memiliki pemahaman keliru tentang cara merawat kulit. Kesalahan tersebut bukan hanya soal memilih produk, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap tidak berpengaruh pada kesehatan kulit.

“Beberapa kesalahpahaman yang paling sering saya temui adalah mencuci wajah terlalu sering saat kulit berminyak, menganggap pola makan dan gaya hidup tidak memengaruhi kulit, serta berpikir semua perubahan kulit hanyalah bagian dari proses penuaan,” ujar Stephanie Ho, dikutip dari CNA, Jumat (17/7/2026).

Lantas, apa saja kesalahan yang masih sering dilakukan pria saat merawat kulit?

1. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Kulit pria menghasilkan lebih banyak minyak dibandingkan perempuan karena dipengaruhi kadar hormon testosteron yang lebih tinggi. Akibatnya, wajah lebih mudah terlihat mengilap, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas.

Banyak pria kemudian mencuci wajah berkali-kali dalam sehari agar terasa lebih segar. Padahal, kebiasaan ini justru bisa menghilangkan lapisan pelindung alami kulit.

Saat lapisan tersebut rusak, kulit menjadi lebih kering dan berisiko memproduksi minyak lebih banyak sebagai mekanisme perlindungan alami.

Pada kondisi normal, mencuci wajah dua kali sehari, yaitu pagi dan malam hari, sudah cukup. Jika baru selesai berolahraga atau banyak berkeringat, kamu bisa membersihkan wajah setelah beraktivitas.

2. Menganggap Gaya Hidup Tidak Berpengaruh

Perawatan kulit tidak hanya bergantung pada skincare yang digunakan. Pola hidup sehari-hari juga memiliki peran penting terhadap kondisi kulit.

Kurang tidur, stres berkepanjangan, merokok, hingga konsumsi alkohol berlebihan dapat membuat kulit tampak kusam dan lebih rentan berjerawat. Pola makan juga tidak bisa diabaikan.

Beberapa penelitian menunjukkan protein whey yang banyak dikonsumsi untuk membantu pembentukan massa otot dapat memicu jerawat pada sebagian orang karena meningkatkan produksi minyak di kulit.

Menjaga pola makan seimbang, tidur yang cukup, rutin berolahraga, dan bijak mengonsumsi suplemen menjadi bagian penting dari perawatan kulit.

3. Menganggap Semua Perubahan Kulit karena Usia

Munculnya garis halus dan kerutan memang merupakan bagian dari proses penuaan. Namun, bukan berarti semua perubahan pada kulit bisa dianggap normal.

Jerawat yang tak kunjung membaik, kemerahan yang berlangsung lama, tahi lalat yang berubah bentuk atau warna, hingga luka yang sulit sembuh sebaiknya tidak diabaikan.

Pemeriksaan kulit sejak dini dan rutin dapat membantu mencegah kondisi kulit menjadi lebih serius sekaligus mengurangi risiko munculnya bekas permanen.

4. Asal Memilih Pelembap

Masih banyak pria yang menghindari pelembap karena khawatir wajah akan semakin berminyak atau mudah berjerawat. Padahal, yang lebih penting adalah memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit.

Kulit berminyak umumnya lebih cocok menggunakan pelembap bertekstur gel atau lotion yang terasa ringan. Sementara itu, kulit yang cenderung kering membutuhkan pelembap dengan tekstur lebih kaya agar kelembapannya tetap terjaga.

Menggunakan pelembap yang tepat membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit sekaligus mengurangi risiko iritasi.

5. Lupa Merawat Kulit Kepala

Kulit kepala juga merupakan bagian dari kulit yang membutuhkan perhatian. Jika tidak dirawat dengan baik, ketombe atau pertumbuhan jamur di kulit kepala dapat memicu munculnya bintik-bintik kecil di sekitar garis rambut maupun dahi.

Untuk membantu mengatasinya, kamu bisa menggunakan sampo antiketombe yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, selenium sulfide, zinc pyrithione, atau ciclopirox olamine sesuai petunjuk penggunaan.

Selain menjaga kesehatan kulit kepala, langkah ini juga dapat membantu mengurangi risiko munculnya masalah kulit di area wajah. Pada akhirnya, perawatan kulit pria tidak harus rumit atau melibatkan banyak produk.

Rutinitas sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari membersihkan wajah, menggunakan pelembap yang sesuai, hingga memakai tabir surya setiap hari, justru menjadi kunci untuk menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang.