Jakarta – Sudah satu dekade fenomena “Om Telolet Om” menggema hingga mendunia. Kini tren tersebut dihidupkan lagi melalui lagu terbaru no na yang berjudul Honk!
Lagu ini menjadi single terbaru sekaligus bagian dari album debut Island Girl yang dijadwalkan meluncur pada 18 September 2026.
Melalui Honk!, no na kembali mengangkat budaya populer Indonesia dan mengemasnya dalam musik pop yang menyasar pendengar global.
Menghidupkan Lagi Fenomena “Om Telolet Om“
Bagi sebagian orang, “Om Telolet Om” mungkin hanya terdengar seperti suara klakson bus. Namun, fenomena ini pernah menjadi tren global pada 2016.
Tren ini terjadi ketika video anak-anak di Indonesia meminta sopir bus membunyikan klakson modifikasi viral di media sosial.
Kala itu, anak-anak berdiri di pinggir jalan sambil membawa tulisan “Om Telolet Om” dan bersorak setiap kali sopir bus membunyikan klakson khasnya.
Fenomena tersebut menyebar hingga mancanegara, bahkan menarik perhatian sejumlah musisi internasional yang ikut membicarakannya di media sosial.
Referensi itulah yang kini dihidupkan kembali oleh no na melalui lagu baru no na, Honk!.
Cuplikan promosi hingga video musiknya menampilkan berbagai elemen yang identik dengan budaya jalanan Indonesia, sekaligus menjadikan “Om Telolet Om” sebagai bagian dari identitas visual dan musikal lagu tersebut.
Baca juga: for Revenge Rilis Original Song untuk Film Spider-Man: Brand New Day
Perpaduan Musik Pop dan Identitas Indonesia
Berbeda dengan lagu-lagu pop pada umumnya, Honk! dibangun dari referensi budaya populer yang sangat lekat dengan Indonesia.
Lagu ini menghidupkan kembali fenomena “Om Telolet Om” yang sempat mendunia pada 2016 melalui penggunaan bunyi klakson sebagai salah satu elemen musik sekaligus identitas lagu.
Yang menarik, suara ikonik “Om Telolet Om” di bagian pembuka lagu ternyata diisi oleh Rich Brian. Rapper Indonesia yang juga bernaung di bawah label 88rising itu mengungkapkan keterlibatannya melalui Instagram Story setelah Honk! dirilis.
Kehadirannya memang singkat, tetapi menjadi easter egg yang langsung disadari para penggemar karena menghubungkan dua generasi musisi Indonesia di bawah payung 88rising.
Dari sisi penulisan lagu, Honk! juga melibatkan para personel no na bersama sejumlah penulis lagu, termasuk Stephanie Poetri, yang sebelumnya juga terlibat dalam beberapa karya grup tersebut.
Kolaborasi ini mempertahankan ciri khas no na yang memadukan musik pop modern dengan identitas Indonesia yang kuat, baik dari sisi lirik, visual, maupun konsep produksi.
Secara musikal, Honk! menjadi kelanjutan eksplorasi no na dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada pendengar global.
Jika Shoot memadukan pop dengan sentuhan gamelan, Rollerblade menghadirkan nuansa yang lebih playful, maka Honk! memilih mengangkat fenomena budaya pop Indonesia yang pernah viral hingga mancanegara sebagai fondasi utama lagunya.
Pendekatan ini membuat Honk! tidak sekadar menjadi lagu baru, tetapi juga menjadi bentuk nostalgia bagi publik Indonesia sekaligus pintu masuk bagi pendengar internasional untuk mengenal salah satu fenomena internet paling ikonik dari Indonesia.
Album Island Girl Meluncur September
Bersamaan dengan perilisan Honk!, no na juga mengumumkan album penuh pertamanya bertajuk Island Girl yang akan dirilis pada 18 September 2026 melalui 88rising.
Album tersebut akan berisi 15 lagu dan menjadi tonggak baru perjalanan karier grup sejak debut pada Mei 2025.
Berdasarkan informasi yang telah diumumkan, beberapa lagu yang dipastikan masuk ke dalam album tersebut meliputi:
- Shoot
- Superstitious
- Falling in Love
- Sad Face 🙁
- The One
- Work
- Rollerblade
- Honk!
Baca juga: Jennie BLACKPINK Siap Rilis Single Less than a Lover



